Sunday, July 6, 2014

Menperin: Kenaikan BBM tidak banyak pengaruhi industri kecil

Menteri Perindustrian (Menperin) M.S. Hidayat mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dlm wktu dkt tak trllu berpengaruh trhdp kawasan industri.

Dari simulasi pihaknya, kenaikan ongkos prduksi akbt kenaikan BBM subsidi tak sampek 2 % dlm hal biaya distribusi. Kenaikan pun diperkirakan tak akn lama.

"Sudah kita hitung palingan hny ada kenaikan kira-kira 1,2 %. Ini kenaikan mmang ada dlm 2-3 minggu & hny smntra namun nanti akn trn lagi," katanya setelah acr Kadin "Breakfast meeting dg delegasi yg dipimpin PM Papua Nugini" di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (18/6).

mnrut Hidayat, kenaikan BBM ini hny brdmpk kecil trhdp biaya prduksi. Di sisi lain, dg adanya bantuan BLSM yg digelontorkan 3-4 hari sesudah ketok palu sidang paripurna kemarin, dia prcy msyrkt trmsk pengusaha kecil tak akn trllu terpukul.

"Dalam 3-4 hari ini administrasinya. Kan mesti ada identifikasi & yg berhak menerima. & itu enggak boleh missed & nantinya di-deliver bantuan lngsung utk 15 jt msyrkt yg paling miskin, utk BLSM & bbrp bantuan. Kan bkn hny BLSM sj, ada bbrp bantuan subsidi, bantuan pendidikan," paparnya.

tapi, Hidayat enggan mengungkap kapan kenaikan BBM akn diumumkan. "Itu semua keinginan pemerintah, (tergantung) bapak presiden. saat diumumkan, besoknya (BLSM) telah bs dikirim," katanya.

sperti diketahui, td malam, DPR sudah memutuskan menyetujui RAPBN-P 2013 yg slh satunya menyetujui pengurangan subsidi utk BBM. dg keputusan ini, harga BBM dipstikn naik. dr 9 fraksi di DPR, Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra, Fraksi Hanura, & Fraksi PKS mnytakan menolak. smntra Fraksi Demokrat, Golkar, PAN, PPP, & PKB mnytakan mndkung.

tribunnews.com