Sunday, July 6, 2014

Pemerintah janji tidak cabut subsidi listrik industri kecil

Pemerintah mmastikn akn mencabut subsidi listrik bg sektor industri & bisnis dg menerapkan kenaikan tarif dsr listrik (TDL). tapi, tak semua industri bakal trkna kbjkan ini.

Pemerintah berjanji tak mencabut subsidi listrik bg industri kecil. "Industri itu ttap akn dbrikn subsidi listriknya, tak dicabut, namun jmlhnya diperkecil dbnding thn ini," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman di kantor Kementerian ESDM, Jumat (21/9).

Jarman menuturkan, pemerintah sekarang ini tengah mempertimbangkan utk tak menaikkan tarif listrik utk industri yg msh menggunakan listrik sebesar 450 va & 900 va pd thn dpn. "Industri jg ada yg golongan yg kecil, akn dipertimbangkan jg tak akn dikenakan biaya kenaikan tarif listrik thn dpn sama dg golongan rumah tangga & sosial 450 VA & 900 VA," jlsnya.

tapi, besaran subsidi yg akn dbrikn msh akn dibahas, disesuaikan dg setiap golongan industri. "Besaran subsidinya hari ini tengah kami hitung utk masing-masing golongan, nanti akn kita umumkan, yg jls sblm 1 Januari 2012 telah kelar," tegasnya.

sperti diketahui pemerintah msh mmberikn subsidi listrik sebesar Rp 37,08 triliun utk golongan rumah tangga Rp 450 va & 900 va. smntra industri golongan 1.3 di ats 200 kVa disubsidi Rp 13,18 triliun dg jmlh 10.486 pelanggan.

Golongan industri 1.4/30.000 kVa ke ats memperoleh subsidi Rp 4,74 triliun dg jmlh 74 pelanggan, kmudian industri golongan 1.2 di ats 14 kVA sampek dg 200 kVA disubsidi sampai Rp 1,48 triliun dg jmlh pelanggan sebanyak 31.347 pelanggan.

tribunnews.com