Sunday, July 6, 2014

Toyota pengin industri kecil Jepang masuk Indonesia

Para pimpinan di Toyota Group bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait komitmen investasi di Indonesia. dhrpkan dlm pertemuan tsb merupakan kemudahan supaya industri kecil Jepang bs masuk ke Indonesia. Hal ini terkait dg permintaan Pemerintah Indonesia supaya komponen lokal diperbanyak.

"Kami memohon dkngn yg kuat agar industri kecil & menengah dr Jepang bs ikt masuk ke Indonesia," kata Akio Toyoda, Presiden Direktur Toyota Motor Corporation di Hotel Mandarin, Jakarta, Sabtu.

dg masuknya industri kecil & menengah dr Jepang ke Indonesia, mk ongkos prduksi akn makin bs ditekan. Toyota sndri telah membktikn niat kuatnya utk mengembangkan mobil murah di Indonesia melewati Toyota & Agya.

Satu dr sekian syarat yg akn masuk dlm regulasi mobil murah di Indonesia sndri merupakan penggunaan industri lokal sampai 80 %. Konsep lokal yg dimaksud merupakan pmbngunan industri di Tanah Air, terlepas dr apakah produsen tsb mmang asli Indonesia.

Sudirman Maman Rusdi, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, dlm sebuah peluang mengatakan jika utk mmnhi regulasi mobil murah & ramah lingkungan (LCGC), perolehan komponen dilipatgandakan 120 perusahaan pemasok Tier I & 600 produsen Tier II. "Seluruhnya diprduksi scra lokal, & kira-kira menyerap 760.000 tenaga kerja."

Pongky Prabowo, Director Production Engineering PT Astra Daihatsu Motor, membeberkan jika dr jmlh itu, yg benar-benar produsen dlm negri sktr 30 % sj. "Sisanya merek internasional (yang memprduksi dsni) antra lain dr Jepang," ungkap Pongky.

Ia mnybut produsen Dasa Windu Agung sbg slh 1 produsen asli dlm negri. Produsen yg bertempat di kawasan Bekasi, Jawa Barat, tsb antra lain berkutat di wilayah pembuatan bagian plastik & polyurethane. mrka antra lain bikin bagian jok, trmsk head rest, & panel-panel interior.

tribunnews.com